Cegah Stunting, Dinkes Sampang Gelar Pelatihan Pemberian Makanan Pada Bayi dan Anak (PMBA)

Kegiatan yang bertempat di aula Hotel Bahagia Sampang ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan tentang Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak. Dalam kegiatan ini dihadiri 22 orang Bidan Desa dan 1 orang Dokter.Adapun kegiatan ini dilakukan selama 7 hari sejak tanggal 14 September 2020 yang diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Kasie KGM. Dalam sambutannya beliau mengatakan 1000 HPK adalah periode emas bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, sehingga butuh penanganan atau perawatan yang optimal mulai bayi dalam kandungan hingga anak usia dua tahun. Salah satunya dengan ANC terpadu, pemenuhan gizi ibu hamil, Asi eksklusif dan pemberian makanan pada bayi dan Anak stelah usia lebih dari 6 bulan.

Maka dari itu perlu adanya peningkatan kapasitas bagi nakes dengan pelatihan PMBA ini guna dapat melatih bidan maupun dokter utk membantu memberikan informasi atau konseling kepada bumil, bulin, ibu balita dalam memberikan makanan bayi bayi dan anak sesuai usianya sehingga kebutuhan gizi bayi terpenuhi. Hal ini sebagai upaya pencegahan gizi kurang bayi bayi ataupun stunting pada anak. Harapannya peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga dapat diaplikasikan dibawah.

Selanjutnya diisi dengan sesi pengenalan baik eserta maupun Nara Sumber, kemudian dilakukan pre test untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta sebelum menjalani pelatihan PMBA. Setelah pre test selesai, lanjut pemaparan materi oleh Nara sumber baik NS dari Dinkes Provinsi Jatim maupun NS kabupaten meliputi : Materi Kebijakan Gizi dalam Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK), materi Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak, materi Pemberian Air Susu Ibu, materi Pemberian Makan Ibu hamil, Ibu menyusui dan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI), materi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak, materi Gizi dan Kesehatan Ibu, materi Rujukan Anak Sakit ke Fasilitas Kesehatan, materi Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak, dll. Selain itu ada kegiatan tanya jawab/diskusi dan praktek bagi peserta pelatihan antara lain praktek cara pembuatan MPAsi, praktek cara menyusui, praktek konseling kpd bumil bulin ibu balita, dll. Praktek ini bertujuan untuk meningkatkan kefasihan skill peserta dan mengukur tingkat pemahamannya yang didampingi oleh Para Nara sumber pelatihan.

Dihari terakhir ada sesi Penutupan yang ditutup oleh Kasie KGM disertai foto bersama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *