Dinkes Sampang dan Dinkes Jatim Lakukan Pembinaan Pondok Pesantren untuk Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Dinkes Sampang dan Dinkes Provinsi Jatim melalui Seksi Promkes melakukan pembinaan pondok pesantren untuk adaptasi kebiasaan baru (AKB). Acara ini dilakukan mulai hari Senin 23 November 2020 sampai dengan Selasa 24 November 2020 di beberapa pondok pesantren yang menjadi sampel. Diantara pondok pesantren tersebut antara lain yaitu Nurul Ulum yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Banyuanyar, Tanwirul Islam yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Kamoning, Miftahut Thullab yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Kedungdung, Al Manar yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Jrengik, dan Raudhatul Ulum Ar Rahmaniyah yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Sreseh.

Dalam acara tersebut, peserta berjumlah 25 orang dari setiap Pondok Pesantren yang dikunjungi. Dimana para peserta terdiri dari pengasuh, pengajar, santri husada pondok pesantren, promkes, gizi dan kesling dari puskesmas yang berada di wilayah tersebut.

Kegiatan dilakukan di 5 ponpes di Kabupaten Sampang dimana Dinkes Kabupaten didampingi Dinkes Provinsi bersilaturrahmi ke pondok pesantren, menyampaikan maksud tujuan kegiatan, memotret kondisi pondok, menginvetarisir terkait permasalahan penerapan protokol kesehatan dan AKB di pondok sekaligus penyampaian materi dengan diskusi. Dinkes Kabupaten membantu menyelesaikan permasalahan dan diskusi upaya yang bisa dilakukan oleh warga pondok. Tujuan acara ini adalah adanya perubahan perilaku untuk mencegah dan memutus penularan covid19 di ponpes di masa pandemi.

Sebenarnya pada dasarnya pondok pesantren telah menerapkan AKB dalam kehidupan sehari-hari mereka baik di ruang kelas, ruang makan, masjid dan ruang lainnya. Pemberian materi mengenai AKB di ponpes menambah pengetahuan dan kesadaran warga pondok untuk lebih mematuhi protokol kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *