KEWASPADAAN TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT CAMPAK

Penyakit campak adalah penyakit infeksi yang di sebabkan oleh virus yang termasuk golongan paramycovirus. Penyakit ini menular melalui air born dan sangat berbeda dengan cara penularan penyakit Covid-19, yang melalui droplet infection. Gejala penyakit campak berupa batuk berdahak, pilek, demam tinggi dan mata merah. Juga di dapati adanya bercak koplik pada mukosa mulut, gejala lain badan lemes, nyeri, sakit kepala, diare, dan muntah-muntah.

Diagnosa campak di tentukan berdasarkan gambaran klinis dan pemeriksaan laboratorium. Diagnosa pasti dilakukan melalui reverse transcriptase-polymerase chain reaction (RT-PCR) saat ini di jumpai beberapa varian virus campak yaitu varian B3, B4, D3, D4, D7, D8, Varian H1.

Belum ditemukan obat anti virusnya, pengobatan di tujukan untuk:

1. Memperbaiki status imunologi;

2. Pengobatan supportif yaitu pemberian vitami A dosis tinggi untuk memperbaiki sel-sel mukosa yang rusak;

3. Imunisasi masif;

4. Isolasi selama 10 hari.

Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai terjadinya penyakit campak ini melalui upaya-upaya :

1. Mengurangi kontak dengan pasien;

2. Memperbaiki status gizi;

3. Melakukan imunisasi;

4. Segera melaporkan ke pos pelayanan kesehtan terdekat bila dijumpai tanda-tanda penyakit campak.

 

Oleh : dr. Yuliyono, M.Kes (Kabid P2PM)

Bantuan