beritaCovid-19Uncategorized

Pelaksanaan Rapid Test untuk UTBK

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang akan diselenggarakan oleh berbagai Universitas dipersiapkan secara matang dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penyebaran Covid-19. Mengacu pada kondisi pandemi Covid-19 yang masih merebak saat ini, salah satu peraturan yang wajib dilakukan adalah peserta wajib menunjukkan hasil rapid tes covid-19 non reaktif atau swab negatif. Hasil uji rapid tes non reaktif atau swab negatif ini dikeluarkan selambat-lambatnya 14 hari sebelum mengikuti ujian yang disetor ke panitia. Pemeriksaan Covid-19 diwajibkan bagi peserta UTBK untuk memastikan tidak ada peserta yang menunjukkan indikasi penularan virus corona penyebab Covid-19. Hal itu dilakukan demi keselamatan dan kesehatan bersama serta memutus mata rantai penularan dan tidak menambah kluster baru.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan mengadakan Rapid Test khusus untuk peserta yang akan mengikuti UTBK tanpa dipungut biaya atau gratis. Kegiatan yang dilaksanakan di depan Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang ini dibagi menjadi 2 tahapan. Tahap pertama dilaksanakan tanggal 6-14 Juli 2020 dan tahap kedua tanggal 18-19 Juli 2020 pada pukul 08.00-12.00 WIB. Persyaratan yang diperlukan untuk mengikuti rapid tes ini yaitu membawa KTP dan kartu peserta UTBK.

Ketentuan hasil rapid tes yaitu bagi peserta yang hasil rapid tesnya dinyatakan non reaktif akan mendapatkan surat keterangan hasil pemeriksaan yang bisa digunakan untuk mengikuti UTBK. Bagi peserta yang hasil rapid tesnya dinyatakan reaktif, maka selanjutnya dilakukan rescheduling jadwal ujian. Kemudian peserta dirujuk ke pusat layanan kesehatan dimana telah terdapat satgas covid-19 yang akan menangani.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *