PELATIHAN PETUGAS LAYANAN TERPADU PRANIKAH ( LADUNI ) DALAM RANGKA PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING SEJAK DINI DI KABUPATEN SAMPANG TAHUN 2020

Stunting merupakan masalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan zat gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting tidak bisa hanya di pandang sebagai permasalahan malnutrisi kronis saja, karena anak stunting merupakan imbas dari berbagai factor antara lain seperti kesalahan pola asuh, sanitasi yang buruk, taraf kesejahteraan serta pertumbuhan ekonomi yang rendah dan lain sebagainya.. Stunting tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan badan anak secara fisik semata, namun juga berpengaruh pada pertumbuhan otak sehingga mempengaruhi potensi generasi penerus dalam berkarya dan bekerja. Dan pada akhirnya akan berdampak pada perekonomian dan kemajuan suatu daerah di masa depan. Hal ini yang melatarbelakangi sehinggga upaya pencegahan dan penanggulangan stunting menjadi sangat penting dan penanganannya harus benar benar kita tuntaskan.

Salah satu upaya untuk menurunkan stunting di Kab Sampang adalah dengan mempersiapkan calon pengantin ( Catin ) supaya sehat secara fisik, psikis dan ekonomi. Calon Pengantin akan di beri bimbingan dan edukasi dari KUA dan dari tenaga kesehatan . Calon Pengantin akan d intervensi dengan suplemen multi vitamin sejak menikah hingga masa hamil . Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

Laduni ini merupakam salah satu bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sampang dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga . Laduni ini menjadi salah satu inovasi dalam menurunkan stunting di Kabupaten Sampang. Pelaksanaan Laduni bersifat multi sectoral, karena melibatkan beberapa pihak diantaranya adalah a) apparat desa; b) petugas Puskesmas serta bidan desa dan kader; c) Petugas KUA. Oleh karena itu perlu dilakukan koordinasi dan pembahasan mengendai bentuk layanan pranikah terpadu agar sesuai dengan kondisi sosio budaya masyarakat di Kabupaten Sampang.

Maka dari itu pada hari jum’at , tanggal 27 November 2020 pukul 13.00 sampai pukul 14.30 bertempat di Aula Hotel PKPN Kabupaten Sampang , Dinas Kesehatan Kab Sampang melakukan kegiatan Pelatihan Petugas Layanan Terpadu Pranikah (Laduni) Dalam Rangka Program Pencegahan Stunting Sejak Dini Di Kabupaten Sampang Tahun 2020.

Plt Kadinkes Kab Sampang , Agus Mulyadi SKM, M.Kes membuka pelatihan ini dengan didampingi oleh Kasie KGM. Narasumber pelatihan adalah Prof. Dr. Sri Sumarmi, S.KM., M.Si, beliau menyampaikan materi tentang Alur Layanan Terpadu Pranikah (Laduni) dan Pentingnya Suplementasi Multi Micronutrient bagi Calon Pengantin untuk mencegah stunting sejak dini. Kegiatan ini diikuti oleh Petugas Puskesmas yang terdiri dari Petugas Loket, Bidan Poli KIA,petugas laboratorium dan Petugas Gizi dari Puskesmas lokus stunting dan dari KUA hadir Petugas KUA di kecamatan lokus Stunting se Kabupaten Sampang.

Kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi tindak lanjut dari kesepakatan yang telah di buat dalam kegiatan Workshop Pengembangan Layanan Terpadu Pranikah (Laduni) yang diselenggarakan pada tanggal 11 November 2020, Laduni akan diimplemantasikan sebagai salah satu bentuk program intervensi spesifik dalam rangka percepatan pencegahan stunting terintegrasi di Kabupataen Sampang. Berkaitan dengan hal tersebut, maka perlu disiapkan petugas yang akan terlibat dalam alur pelayanan, agar pelaksanaan program berjalan dengan baik. Oleh karena alur layanan terpadu pranikah dimualai dari tingkat desa, puskesmas hingga KUA, maka petugas dari berbagai lembaga ini perlu diberikan pelatihan dan pembekalan untuk menyamakan persepsi dan memberikan pemahaman yang cukup tentang layanan terpadu pranikah, serta pehamaman tentang tugas dan kewajiban setiap komponen yang terlibat dalam alur pelayanan .

Dengan inovasi ini diharapkan stunting di Kabupaten Sampang dapat segera di tuntaskan , sehingga generasi anak anak di Kabupaten Sampang menjadi Generasi Emas Tahun 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *