Pemanfaatan TCM TB Di Kabupaten Sampang Untuk Diagnosa TB Secara Tepat dan Akurat

Kamis 26 November 2020, Dinkes Sampang melalui Seksi P2PM dan Wasor TB Kabupaten Sampang melakukan pemeriksaan diagnosa pasien Tuberculosis (TB) dengan metode tes cepat berbasis molekuler (TCM TB). Acara ini diadakan di Puskesmas Banyuanyar Kabupaten Sampang dan diikuti oleh petugas analis puskesmas Banyuanyar. Dengan diadakannya acara ini diharapkan dapat penunjang percepatan penanganan penyakit menular ( TB -HIV ) di Kabupaten Sampang.

Dalam acara ini dibahas bagaimana cara mengoprasikan alat / mesin TCM (Tes Cepat Molekuler). Pemanfaatan teknologi diagnosis TB dengan metode tes cepat berbasis molekuler (TCM TB) merupakan terobosan dalam percepatan penanggulangan TB  di Indonesia terutama di Kabupaten Sampang. Penggunaan TCM TB tersebut dapat  mempercepat diagnosis terduga  TB dan TB resisten obat (TB RO) sehingga pasien dapat didiagnosis dan diobati sedini mungkin.  TCM TB dapat mendeteksi M. tuberculosis dan resistensi terhadap rifampisin sebagai salah satu Obat  Anti Tuberkulosis (OAT) yang utama hanya dalam waktu  yang relatif singkat. Dengan demikian jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan metode biakan dan uji kepekaan dengan metode konvensional menggunakan media padat. Rencana tindak lanjut dari acara ini adalah melakukan percepatan pemeriksaan pasien TB – HIV di puskesmas Banyuanyar.