Sosialisasi Vaksin Covid-19 Dalam Rangka Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Sampang

Dinkes dan KB Kabupaten Sampang melalui Seksi Surveilan dan Imunisasi pada Kamis 10 Juni 2021 di Aula Pemda Kabupaten Sampang mengadakan rapat sosialisasi vaksin covid-19 dalam rangka penanganan dan pencegahan covid-19 di wilayah kabupaten Sampang. Adapun yang hadir dalam rapat ini antara lain : Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Dandim 0828 Kabupaten Sampang, Kapolres Kabupaten Sampang, Asisten 1 Setda Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sampang, Satpol PP Kabupaten Sampang, Kabag Umum Setda Kabupaten Sampang, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Sampang, perwakilan semua sekolah TK, SD, dan SMP Kabupaten Sampang.

Rapat dipimpin oleh Sekda Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan dan dilanjutkan penyampaian materi oleh Dandim 0828 Kabupaten Sampang dan Plt.Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang. H Yuliadi Setiawan dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah berkewajiban melindungi seluruh masyarakatnya dari pandemi covid-19 melalui prokes 5 M dan vaksinasi covid-19. Beliau melanjutkan, “ vasinasi covid-19 adalah wajib dan bagi yang sengaja tidak ikut vaksinasi/menghalangi pelaksanaan vaksinasi covid-19 akan dikenakan sanksi administratif seperti penghentian jaminan sosial atau pelayanan yang berhubungan dengan bantuan pemerintah bisa dihentikan, hal ini sesuai dalam pasal 13A pada Perpres Nomor 14 Tahun 2021.” Agus Mulyadi, S.KM.,M.Kes selaku Plt.Kepala Dinas Kesehatan dan KB menegaskan progres sampai sekarang untuk sasaran guru baru 30% dari 1500 guru yang harus divaksin. Hal ini dikarenakan sasaran termakan kabar “hoax“. Agus Mulyadi juga menjelaskan vaksinasi covid-19 merupakan bentuk ikhtiar dan kewajiban kita untuk divaksin covid-19. Adapun sasaran yang sudah divaksin tetapi masih terpapar virus covid-19 hal ini bisa disebabkan tubuh tidak memproduksi titer antibodi covid-19. Harapannya progres sasaran guru bisa tercapai 100% atau paling tidak mendekati 100% untuk persiapan pembelajaran tatap muka nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *