Workshop Pengembangan Sistem Layanan Terpadu Pranikah

Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang bersama Universitas Airlangga pada hari Rabu tanggal 11 November 2020 bertempat di Aula Bappelitbangda Kabupaten Sampang mengadakan Workshop Pengembangan Sistem Layanan Terpadu Pranikah. Yang menjadi peserta dalam acara ini antara lain : Bapelitbangda Kabupaten Sampang, Kementerian Agama Kabupaten Sampang, Ketua Tim penggerak PKK  Kabupaten Sampang, DKBPPPA  Kabupaten Sampang, Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kepala Puskesmas se Kab Sampang , DPMD Kabupaten Sampang, Organisasi Kemasyarakatan Agama (Fatayat NU. Muslimat NU, Aisyiah, dll) Kabupaten Sampang, Tokoh Agama dan Organisasi Profesi (IBI, IDI) Kabupaten Sampang.

Program percepatan pencegahan stunting telah dilakukan oleh Kabupaten Sampang dengan berbagai program intervensi gizi sensitive maupun intervensi gizi spesifik yang dilakukan secara konvergen. Salah satu bentuk intervensi spesifik dapat diberikan kepada calon pengantin sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Layanan ini dapat menjadi salah satu inovasi bagi Kabupaten Sampang, yaitu Pelayanan Terpadu Pranikah (Laduni) sebagai bentuk intervensi spesifik dengan sasaran calon pengantin, yang akan diberikan intervensi suplemen multi vitamin sejak menikah hingga masa kehamilan.

Pelaksanaan Laduni bersifat multi sectoral, karena melibatkan beberapa pihak diantaranya adalah a) apparat desa; b) petugas Puskesmas serta bidan desa dan kader; c) Petugas KUA. Oleh karena itu perlu dilakukan koordinsai dan pembahasan mengendai bentuk layanan pranikah terpadu agar sesuai dengan kondisi sosio budaya masyarakat di Kabupaten Sampang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *